PT. Sokonindo Jadikan Indonesia Basis Produksi ASEAN dan Global

PT. Sokonindo Jadikan Indonesia Basis Produksi ASEAN dan Global

30 November 2017 15:14 / Event, Berita /bagikan:

Resmikan pabrik pertamanya di Tanah Air, PT Sokonindo Automobile perusahaan manufaktur otomotif hasil joint venture antara Sokon Group Company Limited asal Hongkong dengan PT Kaisar Motorindo Industri dari Indonesia, langsung menjadikan Indonesia basis produksi.


Bukan hanya untuk pasar Asia Tenggara saja, tapi juga permintaan otomotif global. Memang, ini merupakan pabrik perdana yang memproduksi mobil Sokon dengan setir kanan. Tentu saja ekspor-pun akan menyasar wilayah yang punya sisi kemudi serupa.


“Bahwa Sokonindo ini milik dan berbasis di Indonesia. Kami akan meningkatkan kapasitas kami untuk mengekspor ke berbagai negara di ASEAN di mana pabrik di sini yang akan memenuhinya,”ujar Franz Wang, Marketing Director  Sokonindo Automobile Sekonindo Auto, Selasa (28/11/2017).


Franz juga menyebut kalau Indonesia merupakan pasar penting dan akan terus menghadirkan produk-produk dengan teknologi terbaru di masa depan. Pabrik Sokon di Cikande, Serang, Banten juga menuai pujian dari Menteri Perindustrian Airlangga Hartarto, lantaran sudah mengadopsi Industry 4.0 alias menggunakan robot.


Soal basis produksi, Airlangga mengapresiasi Sokonindo dan menyebut, langkah tersebut bakal berperan membangun industri dan bisnis otomotif Indonesia. Bahkan bisa mendorong pendalaman struktur serta hilirisasi industri kendaraan bermotor.


“Bahan baku yang dipakai pabrik Sokonindo dari Karakatu Steel. Ini menunjukkan bahwa kita sudah mampu melakukan pendalaman struktur industri di Indonesia yang sangat dalam, dengan menggunakan lokal konten yang tinggi,” ujar Airlangga.


Pabrik baru merek China kedua setelah Wuling ini, memproduksi kendaraan angkutan penumpang jenis SUV dan kendaraan angkutan barang jenis pick up dengan menggunakan merek sendiri, Sokon.


Kapasitas maksimal pabrik Sokonindo Automobile saat ini sebesar 50.000 unit, di mana pada tahap awal baru memproduksi sekitar 15.000 unit per tahunnya dengan satu shift. Ekspornya diperkirakan sebesar 20 persen dan menyasar pasar ASEAN setir kanan terlebih dahulu.

Sumber : kompas.com