Pengembangan Mobil Tanpa Supir

Pengembangan Mobil Tanpa Supir

07 October 2016 13:53 / Teknologi /bagikan:

Industri otomotif terus berkembang karena saat ini perusahaan tidak hanya membuat mobil irit dan dilengkapi fitur modern saja, namun mengembangkan teknologi yang lebih tinggi melalui mobil otonom atau mobil tanpa supir.

 

Mobil tanpa supir sejatinya sudah dikembangkan beberapa tahun lalu. Google salah satunya yang ikut membuat mobil otonom dan saat ini sudah masuk tahap pengujian dengan menjajal kemampuannya secara langsung di jalan raya.

 

Uji Coba Mobil Otonom di Singapura

Sementara itu, Singapura menjadi negara pertama di Asia Tenggara yang memberikan akses bagi mobil otonom untuk berkeliaran di sudut kota, dimana pengujiannya diakukan oleh startup bernama NuTonomy yang turut digagas sejumlah ilmuwan dari Massachusetts Institute of Technology (MIT).

 

NuTonomy melakukan uji coba mobil otonom ke distrik bisnis di Singapura, sebagaimana dikatakan oleh salah satu pendiri dan CTO NuTonomy serta profesor MIT, Emilio Frazzoli, yang menyebutkan bahwa Singapura adalah kota yang baik untuk menguji mobil otonom karena kondisi lalu lintasnya.

 

Dalam mobil otonom yang dibawanya tersebut, NuTonomy menggunakan teknologi manajemen transportasi yang didasarkan oleh algoritma militer Amerika Serikat yang juga digunakan sebagai koordinasi drone.

 

Melalui penggunaan algoritma yang dirancang untuk mobil tersebut, maka kemampuan mobil otonom yang diuji di Singapura bisa mengetahui kondisi jalanan lebih baik, serta bisa mengatasi masalah hambatan dengan keputusan yang lebih cepat.

 

Perkembangan Mobil Otonom Terbaru dari Volvo dan Uber

Cerita berbeda datang dari Volvo Cars dan Uber yang menjalin kerjasama mengembangkan mobil otonom generasi terbaru. Kedua perusahaan ini menandatangani perjajian untuk menggarap proyek secara bersamaan, disebutkan bahwa mobil otonom tersebut sepenuhnya dioperasikan tanpa pengemudi.

 

Mobil otonom model terbaru ini merupakan perkembangan dari Volvo XC90 yang sebelumnya sudah dikembangkan Volvo Cars. Mengenai mobil tanpa supir generasi barunya ini, Volvo dan Uber akan sama-sama menggunakan basis Volvo XC90 dalam mengembangkan mobil otonomus versi mereka masing-masing.

 

Mobil Otonom Nissan Sudah Siap Diperkenalkan

Perkembangan lainnya datang dari pabrikan Nisaan yang sedang menggarap mobil otonom bersama National Aeronautics and Space Administration (NASA) yang kabarnya akan diperkenalkan pada tahun 2016 ini ke publik, diprediksi harga jualnya mencapai USD 42 miliar atau sekitar Rp 530 triliun.

 

Sekalipun harganya tinggi, namun Boston Consulting Group memprediksikan bahwa mobil otonom akan populer pada tahun 2017 mendatang, di tahun 2022 kemampuannya akan meningkat sehingga bisa menavigasi jalanan di kota padat, tahun 2035 pasar mobil didominasi oleh mobil tanpa supir, juga produsen asal Eropa Barat dan Jepang akan mengadopsi teknologi super cepat.

 

Mobil otonom kehadirannya akan membawa banyak dampak positif, salah satunya mengurangi kemacetan. Jika saat ini Anda sedang cari mobil terbaru yang masih mengutamakan fitur, beberapa tahun lagi mungkin akan berubah karena mobil otonom diprediksi akan segera menghiasi pasar otomotif!

 

 

Sumber:

tekno.liputan6.com/read/2580788/langkah-uber-kembangkan-layanan-mobil-tanpa-sopir

semisena.com/3952/mobil-tanpa-sopir-menjamur-di-2017.html

cnnindonesia.com/teknologi/20160329150626-384-120272/mobil-tanpa-sopir-sukses-berjalan-di-singapura/

otomotifnet.com/Ctg/Volvo-Cars-Dan-Uber-Kembangkan-Mobil-Tanpa-Pengemudi

plimbi.com/article/161586/mengintip-perkembangan-5-mobil-otonom-dari-berbaga

Waktu akses: 21 September 2016