Gubernur DKI Jakarta Melakukan Soft Launching Kartu OK OTrip

Gubernur DKI Jakarta Melakukan Soft Launching Kartu OK OTrip

14 December 2017 13:37 / Berita /bagikan:

Maraknya kendaraan online dalam 3 tahun belakangan memang menjadi tantangan tersendiri bagi pemilik kendaraan umum seperti angkutan kota (selanjutnya: angkot). Kekhawatiran juga tampak dari para supir yang menyewa angkot dari pemilik untuk mencukupi kebutuhan keluarga sehari-hari.


Aplikasi kendaraan berbasis online dianggap merebut penumpang angkutan umum sehingga penghasilan menurun drastis. Menangani permasalahan ini, Gubernur DKI Jakarta melakukan Soft Opening terhadap Kartu OK-OTrip (One Karcis One Trip) di Pendopo Balai Kota DKI.


Soft Launching dihadiri oleh Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan serta Wakil Gubernur Sandiaga Uni. Hadir pula Wakil Ketua DPRD RI Jakarta M Taufik dan Triwisaksana (Sani), Sekda DKI Saefullah, Kadishub DKI Andri Yansah serta Dirut Transjakarta Budi Kaliwono.


Dengan OK-OTrip, penumpang cukup membayarkan maksimal Rp 5.000 untuk durasi waktu 3 jam dengan system pembayaran secara non tunai untuk satu tujuan perjalanan meski bergantu moda angkot, bus sedang hingga Transjakarta.


Dijelaskan oleh Kepala Dishub DKI Andri Yansyah, penumpang dapat membayar tarif pertama kali naik angkot Rp 4.000, kemudian disambung dengan Kopaja. Penyambungan angkutan di Kopaja, penumpang hanya perlu membayar tambahan sebesar Rp 1.000. Apabila ingin menyambung kembali dengan bus Transjakarta, penumpang tidak perlu lagi membayarkan apapun atau Rp 0.


Biaya Rp 5.000 yang ditanggungkan pada penumpang ini hanya dapat berlaku selama 3 jam mulai dari penumpang berangkat hingga tiba ke tempat tujuan.


Untuk saat ini, OK OTrip dapat dimanfaatkan di empat trayek jangka pendek, yaitu Grogol M25, trayek baru Lebak Bulus, Marunda (U02), Warakas (JU 03) serta trayek Duren Sawit. Masih menurut Andri, penerapannya OK-OTrip di keempat trayek ini akan diterapkan dalam jangka waktu 100 hari ke depan.


Usai Soft Launching, akan ada masa percobaan selama tiga bulan pertama. Selama masa percobaan itu juga akan diberikan promo dengan tarif hanya RP 3.500.


Untuk bisa mendapatkan kartu OK-OTrip tersebut, warga bisa mendapatkan kartu di halte-halte Transjakarta mulai 22 Desember 2017. Tanggal yang sama juga sekaligus sebagai uji coba system OK OTrip.