Benarkan WTC Menjadi Tolak Ukur Harga Mobil Bekas?

Benarkan WTC Menjadi Tolak Ukur Harga Mobil Bekas?

03 October 2017 10:58 / Reviews /bagikan:

“200 Juta ya.”


“Jangan, Bro. WTC udah tawar 215, lho!”


Pembicaraan ini kerap sekali terjadi di antara sekelompok orang yang tengah terlibat dalam tawar menawar harga terbaik untuk mobil bekas, baik harga terbaik untuk penjual, maupun harga terbaik untuk pembeli.


Berdasarkan pengalaman dari beberapa orang pemilik mobil bekas yang berencana untuk menjual mobil bekasnya, harga yang paling tinggi dominan diperoleh dari pihak diler yang terdapat di WTC dibandingkan dengan penawaran harga yang didapat dari diler lain ataupun calon pembeli perorangan.


Tidak heran jika pemilik mobil mau melepas mobilnya tanpa berpikir ulang karena telah mendapatkan harga sesuai yang diharapkan. Namun, apakah dengan tingginya harga beli oleh diler WTC kepada pemilik mobil menjadi jaminan untuk kualitas mobil yang kelak akan dipajang di diler untuk diperjualbelikan kepada calon pembeli?


Berawal dari hanya dibuka setiap Sabtu dan Minggu saja bagi seluruh pengunjung, WTC pada akhirnya mendapatkan rekor MURI sebagai pusat jual beli mobil bekas terbesar. Bagi mereka yang ingin berburu mobil bekas, WTC merupakan “mall mobil bekas” terbesar di Jakarta yang menampilkan ribuan pilihan mobil bekas dari berbagai diler. Tempat ini bahkan memiliki kemampuan untuk menampung sebanyak 2.292 unit mobil yang terdiri dari berbagai macam brand mobil. Toyota, Daihatsu, Honda, Mitsubishi dan lain sebagainya. Bukan hanya mobil bekas, di tempat ini juga terdapat beragam jenis mobil baru yang cukup membantu agar customer tidak perlu ke lokasi yang berbeda jika hanya sekedar membandingkan harga.


WTC memang memegang kendali untuk urusan harga beli mobil seseorang, namun, bagaimana dengan urusan harga jual dan kualitas yang ditawarkan?


Adalah hal yang mudah bagi pihak diler untuk memasang iklan di berbagai media, Mobiloka.com misalnya, dengan mencantumkan tawaran yang sangat baik sehingga mengundang si calon pembeli untuk membuat keputusan membeli mobil yang diiklankan karena tergiur harga miring, namun, ada beberapa pertimbangan yang perlu diketahui sebelum memutuskan untuk membeli mobil tersebut atau tidak.


Beberapa pertimbangan tersebut antara lain:
1.    Harga Miring yang Diberi, Cash atau Kredit?
Boleh saja tergiur dengan harga miring yang tertera di iklan, hanya saja, calon pembeli harus memastikan, apakah harga yang tercantum adalah harga untuk kredit? Ataukah harga cash? Untuk memastikan ini, calon pembeli dapat menghubungi terlebih dahulu nomor kontak yang tertera pada iklan dan disarankan untuk tidak langsung datang ke lokasi showroom. Dikhawatirkan, langkah ini akan membuat waktu Anda sebagai calon pembeli terbuang sia-sia karena harga yang tertera di iklan tidak sesuai dengan budget Anda.


2.    Pastikan Kualitas Mobil yang Akan Dibeli
Jika harga yang tertera sudah sesuai dengan budget, jangan pernah mengirimkan biaya apapun kepada siapapun sebelum memastikan apakah kondisi mobil, baik dari mesin, body serta interiornya layak untuk digunakan atau tidak. Jangan sampai, transaksi sudah terjadi, seluruh biaya sudah dibayarkan, ternyata kondisi mobil sangat mengecewakan. Oleh karena itu, sebelum transaksi terjadi, calon pembeli disarankan untuk bertemu langsung dengan penjual mobil dan melakukan inspeksi fisik terhadap mobil untuk mendapatkan kepastian apakah mobil tersebut layak digunakan dan sudah sesuai harapan atau tidak.